MENUJU MATAHARI
saat tawa terasa sekedar basi
senyuman palsu tanpa makna
menetes meresap lenyap dan hilang sirna
tetesan darah air mata
berlari…mencari…mata yang hilang tak kembali
berlari…mencari…hari yang pergi tak kembali
jalani waktu tanpa rasa
hanya hitam relung hati
rindukan sinar cahaya terangi jiwa
hembusan hawa berakhir
berlari…mencari…mata yang hilang tak kembali
berlari…mencari…hari yang pergi tak kembali
terbang…terbanglah…semakin tinggi menuju matahari
terbang…terbanglah…semakin tinggi menuju matahari
terbang…terbanglah…sampai nanti menuju saat mati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



